My_Story
Monday, November 26, 2012
Diujung sana masi tak ada warna
Hanya mampu tertunduk, kaki ini melemah, di ujung sana tak ada warna.
Mampukah aku?
berjalan dan tak berdaya, diujung sana masih tak ada warna.
sampaikah aku?
mata mencari, letih berputar, diujung sana masi tak ada warna.
kaki ini dipaksa untuk menapakinya, hati ini terasa lelah, kenapa masi tak ada warna?
Aku lelah...
Dimana warna itu?
Sulitkah bersahabat denganku?
Apa aku terlalu egois sehingga tak pernah lagi menyapaku?
Apa mungkin warna tak berjodoh denganku?
diam and hilang.
Tuesday, November 13, 2012
That's all
Yeahh almost people said that happiness 'we' can create it.
see 'we' it's mean not only 'I' but 'you and i'.
When i try to reach something for us, I do it for us and i dont know, are you doing the same with me?! reach something for us?!
do you think you honest do it for us? or you just try to cover everything that you also dont know what really happen?
one more time i asked you, are you do it for us or you just do it's a pity?
sometimes pity help but it's not long, when you fell tired it's not worthy anymore.
how about I? I see them, they help me, i can accept, do you know why? when they fed up to help they can go like the want because 'i and them' is not 'we'.
Happiness? where is it? i can not created, i can not find it, it is like the vanishing point, far..far away from me.
Everything will change, i almost stop to make this happiness without you. If i'm lost, you're lost and the happiness between i and you will be lost and nothing.
tell and honest, should i change my happiness with other? if yes, let me go, never come back, and stop seeking of me again.
That's all
Monday, November 12, 2012
Mom
live for a life?
Everything changed by time. I still remember about 10 years ago, I cant walked without mom beside me, I always cried at the time when mom was not around, felt so crazy.
One day my sister brought me to her law, she promised i would be happy there.
I just little girl that thought the place is paradise of toys. Mom just allow me went there.
Finally we reached the village. i was so happy, I met so many friends there within 5 minutes but not far 3 hours, i looked around, seeking for mom, where is mom? where is mom? i was shouting at the time. my contemporary friend said, "you're mom in your home now". he said while smile with me. I saw him and asked, "Can you send back me to my house? I miss my mom so bad"
and he just said, " don't worry you'll find here."
night after night i always cried, i was sick, it was like half of my soul has gone.
I don't know what exactly happened, but papa came and brought me met mom and suddenly i recovered again.
Now, i feel like 10 years ago, miss mom, miss mom, but I'm alone here, nobody want to hear that I'm sick coz missing mom. How can I tell if everyone have their own problem, how I can express if they dont want to hear? how i tell if they really careless, how i they know that i'm really down now? how i tell that i'm fail now? how i tell if mom not see my eyes, who will erase this tearing.
How i life without soul? just live a life without feel it :'(
Tuesday, March 13, 2012
Mungkin nanti
Lirik Lagu Peter Pan Mungkin Nanti Lyrics
saatnya ku berkata
mungkin yang terakhir kalinya
sudahlah lepaskan semua
ku yakin inilah waktunya
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
* mungkin saja kau bukan yang dulu lagi
mungkin saja rasa itu telah pergi
reff: dan mungkin bila nanti
kita kan bertemu lagi
satu pintaku jangan kau coba tanyakan kembali
rasa yang ku tinggal mati
seperti hari kemarin
saat semua di sini
dan bila hatimu termenung
menghindari mimpi-mimpimu
membuka hatimu yang dulu
cerita saat masa lalu
repeat *
repeat reff
reff2: tak usah kau tanyakan lagi
cinta untukmu sendiri
semua sesal yang kau cari
semua rasa yang kau beri
Source: http://liriklaguindonesia.net/peter-pan-mungkin-nanti.htm#ixzz1p3bCFZ3O
Tuesday, February 28, 2012
My second home
Whatever, kenapa ya begini banget, ngasi kerjaan suka ga mikir gw seneng apa ga, kadang kadang kamprettt juga nih bos gw
STOPPPPPPPP.....OK STOP!!!!
Namanya (David) disamarkan (^_^), layaknya dia om gw bukan temen gw, but we treat each other like friend (mungkin)
Ok waktu itu gw dikasih kerjaan sm David, bos gw yang satu ini demen banget ngasih kerjaan yang ga jelas, gw sering geleng geleng kepala dibuatnya, ampe kepala gw benturin ke dada si jo juga ga ngaruh *jo itu bencong yang ada di kompleks rumah gw (hubungannya apa? entahlah... hahahha)
Tugas yang dia bagi tadi, gw cari datanya, sejam pertama ga nemu, jam kedua ga nemu juga, gw cari pelan pelan datanya jam ketiga dan keempat ,tapi keadaan makin sekarat jam mulai ngeledekin gw, seharusnya 10 menit lagi gw balik tapi itu data ko ya ga ada, dengan muka memelas dan pasrah yang siap untuk dipecat, akhirnya gw ke David,
Me: Hii Chief....
David: Ya, chief?
Me:About the Star's data?
David: yes
Me : Sorry chief, I cant find them
David:Don't worry. it's settled
Me: OK thanks chief
David:Welcome
(Dalam hati gw...berengsek, ngapain dia nyuruh gw kalo sebenernya dia tau itu dimana)
(sore sore mau balik kerja di ruangan cuma ada David dan gw, gw mulai panik, cepat cepat gw masukin barang barang gw ke tas,David ngelihatin gw dengan penuh nafsu, tiba tiba badan gw gemeteran,
menghampiri David, dan gw akhirnya berteriak sekenceng kencengnya, sampai semua pegawai di luar datang dan mendobrak pintu*bagiian yang ini rekayasa doang-jangan percaya!!!, wong ruangan gw kaca semua, trus di luar anak anak call center, jadi ga mungkin hal bodoh bisa terjadi).
Dari mejanya dia bersiul,
Dur:Chief, How's your feeling working here?
Me: memandang ke arah mejanya, "nothing".
Dur: Dont worry people working here so damn crazy, verry funny, i like this place.
Me:dalam hati."iya bagian yang crazynya bener, tapi bagian funny nya ga sama sekali. BOHONG!!!
"Ya you're right, this environment make me feel like i'm at home" sambil senyum dan ngelock komputer trus mutusin buat balik.
Hari hari selanjutnya kita sarapan bareng , makan siang bareng, coffee break bareng, hangout bareng, gw, david dan temen-temen kantor lainnya dan sampai akhirnya gw ngomong sendiri "here.. my second home"
STOPPPPPPPP.....OK STOP!!!!
Namanya (David) disamarkan (^_^), layaknya dia om gw bukan temen gw, but we treat each other like friend (mungkin)
Ok waktu itu gw dikasih kerjaan sm David, bos gw yang satu ini demen banget ngasih kerjaan yang ga jelas, gw sering geleng geleng kepala dibuatnya, ampe kepala gw benturin ke dada si jo juga ga ngaruh *jo itu bencong yang ada di kompleks rumah gw (hubungannya apa? entahlah... hahahha)
Tugas yang dia bagi tadi, gw cari datanya, sejam pertama ga nemu, jam kedua ga nemu juga, gw cari pelan pelan datanya jam ketiga dan keempat ,tapi keadaan makin sekarat jam mulai ngeledekin gw, seharusnya 10 menit lagi gw balik tapi itu data ko ya ga ada, dengan muka memelas dan pasrah yang siap untuk dipecat, akhirnya gw ke David,
Me: Hii Chief....
David: Ya, chief?
Me:About the Star's data?
David: yes
Me : Sorry chief, I cant find them
David:Don't worry. it's settled
Me: OK thanks chief
David:Welcome
(Dalam hati gw...berengsek, ngapain dia nyuruh gw kalo sebenernya dia tau itu dimana)
(sore sore mau balik kerja di ruangan cuma ada David dan gw, gw mulai panik, cepat cepat gw masukin barang barang gw ke tas,David ngelihatin gw dengan penuh nafsu, tiba tiba badan gw gemeteran,
menghampiri David, dan gw akhirnya berteriak sekenceng kencengnya, sampai semua pegawai di luar datang dan mendobrak pintu*bagiian yang ini rekayasa doang-jangan percaya!!!, wong ruangan gw kaca semua, trus di luar anak anak call center, jadi ga mungkin hal bodoh bisa terjadi).
Dari mejanya dia bersiul,
Dur:Chief, How's your feeling working here?
Me: memandang ke arah mejanya, "nothing".
Dur: Dont worry people working here so damn crazy, verry funny, i like this place.
Me:dalam hati."iya bagian yang crazynya bener, tapi bagian funny nya ga sama sekali. BOHONG!!!
"Ya you're right, this environment make me feel like i'm at home" sambil senyum dan ngelock komputer trus mutusin buat balik.
Hari hari selanjutnya kita sarapan bareng , makan siang bareng, coffee break bareng, hangout bareng, gw, david dan temen-temen kantor lainnya dan sampai akhirnya gw ngomong sendiri "here.. my second home"
Thursday, February 2, 2012
Part 4
Filip ataupun Lerix bukan hal yang penting lagi dikepala bunga, kesibukannya menyusun tugas akhir telah menyita perhatiiannya, semua perhatiiannya tertumpu pada tugas akhir yang sebenarnya cuma dipandanginya sejak sebulan lalu judul project itu diapprove, ntah apa yang dipikirkannya saat itu, benar-benar ga ada orang bisa membantunya, bukan seperti biasanya anita selalu ada buatnya, menelponnya menyuruh ke kostan untuk mengerjakan bareng, tapi kali ini bunga sama sekali ga mau ngerepotin anita,karna dia tau anita sedang ada masalah dengan pacarnya, lagian selama ini anita sering membantunya.
Bunga sering mengalami kejenuhan dikostanya, sering sekali dia memutuskan meninggalkan kostannya dan nginep di tempat kaka angkatnya, kaka dari teman baiknya, seorang teman baik yang sudah menemaninya sejak 9 tahun yang lalu, walau sering ada kerikil yang membuat bunga kadang jenuh beberapa saat pada teman baiknya itu, tak membuat bunga pergi meninggalkan perempuan paruh baya itu, bunga sayang dengan dia, malam itu seperti biasa bunga selalu bercerita, entah itu tentang kuliahnya, ntah itu tentang lelaki yang disukainnya, atau membicarakan tentang temen kostan sendiri yang kadang membuat emosinya tidak stabil.
Bunga selalu bertanya, "El kenapa sih kamu selalu jadi pendengarku? kenapa bukan orang selalu berceloteh seperti aku?"
Elsa memandangnya,memberikan senyum simpul sambil berkata," aku bahagia, bisa dengar suaramu, dengar suaramu udah cukup menyejukkanku, aku suka denger cerita-cerita mu dengan emosi yang selalu naik turun, aku suka, aku bakal selalu jadi pendengarmu,karna aku suka."
Jawaban Elsa benar-benar menghatkan hati bunga.
Sewaktu bunga mulai bercerita tiba-tiba Elsa menari nari dihadapannya, bak putri yang ingin dipinang oleh seorang pangeran, bernyanyi di kaca, kemudian memaksa bunga menyiris rambutnya, pemandang yang tak biasa itu membuat bunga bertanya di dalam hatinya,"ada apa dengan elsa?"
Dengan perasaan ragu ragu Bunga mencoba megeluarkan suara,"el, kamu baik baik aja kan?"
Elsa menatapnya tajam, kemudian dirampasnya sisir itu dari bunga,lalu dia mengarahkan wajahnya ke bunga, masi dengan tatapan yang tajam,lalu tiba tiba tertawa, "kamu...teman baik ku tapi kenapa ga percaya samaku?" katanya dengan suara lantang yang membuat bunga merasa aneh, saat itu ka meli, yang menjadi kaka angkat bunga sedang tidak berada dikostan. Ada perasaan tak menentu menyelimuti bunga saat itu, tapi dia berusaha tersenyum, tiba tiba hp bunga bergetar,ada sebuah pesan singkat,
From :ka_michella
hi..dek, kaka minta tolomg jagain Elsa dulu ya, bentar lagi kaka balik cuma agak malem...
kamu jangan tidur dulu ya....
merasa sms itu biasa tapi sedikit aneh, dalam hati bunga berpikir, biasanya juga ka michelle selalu balik malem, ya ga karna tugas ya karna pelayanan yang membuatnya survive dalam melakukan apupun. ya udahlah pikirnya dalam hati.
"Bunga,besok bastian mau main ke kostan.." katanya dengan senyum termanis yang membuat pipi mengeluarkan rona pink.
"bastian??!! who is that guy??" tanyanya pada elsa.
"bastian itu lelaki paling cakep diangkatan ku, dia juga satu kelas denganku, selalu duduk disebelahku, yang membuat dekup jantungku naik turun, katanya aku cantik dan dia memintah ku jadi kekasihnya". kata elsa sambil memelukku.
Aku cukup senang ada lelaki yang memperhatikan Elsa, setelah 3,5 tahun yang lalu ia menyukai diam diam seorang teman yang ga pernah membalas perasaannya, dan lebih menyakitkan lagi bunga tau jelas kalo lelaki itu menyukai teman sekelasnya yang lain bukan elsa.
Tapi itu lebih baik daripada dia terus berharap.
Setelah kejadian itu belum pernah didengar oleh bunga, elsa menyebut pria yang disukainya, atau lebih tepatnya, dia hanya fokus untuk belajar, walaupun bunga tau bahwa sebenernya banyak tekanan yang memaksanya untuk bisa survive seperti ka michella.
Senyum yang tulus dilemparkan bunga kepada elsa.
"Selamat yaaa... aku senang kamu jatuh cinta lagi, semoga dia yang terbaik yaaa... kamu harus kenalin dia ke aku!!",kata bintang sambil memeluk elsa.
si pemilik rambut panjang itu terus bercerita tentang bastian, kali ini bintang yang jadi pendengar yang baik buat elsa, sepertinya elsa tidak merasakan lelah sama sekali, dia terus bercerita sambil menari dan menyayi, bunga saat itu tidak merasakan suatu keganjilan, pikirnya setiap orang yang jatuh cinta akan mengalami gila ringan dan akan sembuh sendiri, tanpa ada obat atau dokter yang menyembuhkan, hanya si pasien yang dapat mengobati dirnya sendiri.
Efek elsa bercerita tentang percintaannya seperti seorang ibu peri yang menyampaikan dongeng ditelinga bintang membuatnya tertidur lelap. ntah sudah berapa jam dia tertidur, tiba tiba suara pintu membuatnya tebangun, dilihatnya kearah pintu elsa di pintu kamar itu, dilihatnya pakaian elsa begitu rapi, cepat bunga bertanya pada elsa, "el kamu mau kemana malam malam gini?"
"ga kok, aku cuma mau keluar bentar mau menikamati dinginnya malam sama bastian",masi dengan senyum yang mekar di wajahnya.
"bastian?? dimana dia?
Bunga sering mengalami kejenuhan dikostanya, sering sekali dia memutuskan meninggalkan kostannya dan nginep di tempat kaka angkatnya, kaka dari teman baiknya, seorang teman baik yang sudah menemaninya sejak 9 tahun yang lalu, walau sering ada kerikil yang membuat bunga kadang jenuh beberapa saat pada teman baiknya itu, tak membuat bunga pergi meninggalkan perempuan paruh baya itu, bunga sayang dengan dia, malam itu seperti biasa bunga selalu bercerita, entah itu tentang kuliahnya, ntah itu tentang lelaki yang disukainnya, atau membicarakan tentang temen kostan sendiri yang kadang membuat emosinya tidak stabil.
Bunga selalu bertanya, "El kenapa sih kamu selalu jadi pendengarku? kenapa bukan orang selalu berceloteh seperti aku?"
Elsa memandangnya,memberikan senyum simpul sambil berkata," aku bahagia, bisa dengar suaramu, dengar suaramu udah cukup menyejukkanku, aku suka denger cerita-cerita mu dengan emosi yang selalu naik turun, aku suka, aku bakal selalu jadi pendengarmu,karna aku suka."
Jawaban Elsa benar-benar menghatkan hati bunga.
Sewaktu bunga mulai bercerita tiba-tiba Elsa menari nari dihadapannya, bak putri yang ingin dipinang oleh seorang pangeran, bernyanyi di kaca, kemudian memaksa bunga menyiris rambutnya, pemandang yang tak biasa itu membuat bunga bertanya di dalam hatinya,"ada apa dengan elsa?"
Dengan perasaan ragu ragu Bunga mencoba megeluarkan suara,"el, kamu baik baik aja kan?"
Elsa menatapnya tajam, kemudian dirampasnya sisir itu dari bunga,lalu dia mengarahkan wajahnya ke bunga, masi dengan tatapan yang tajam,lalu tiba tiba tertawa, "kamu...teman baik ku tapi kenapa ga percaya samaku?" katanya dengan suara lantang yang membuat bunga merasa aneh, saat itu ka meli, yang menjadi kaka angkat bunga sedang tidak berada dikostan. Ada perasaan tak menentu menyelimuti bunga saat itu, tapi dia berusaha tersenyum, tiba tiba hp bunga bergetar,ada sebuah pesan singkat,
From :ka_michella
hi..dek, kaka minta tolomg jagain Elsa dulu ya, bentar lagi kaka balik cuma agak malem...
kamu jangan tidur dulu ya....
merasa sms itu biasa tapi sedikit aneh, dalam hati bunga berpikir, biasanya juga ka michelle selalu balik malem, ya ga karna tugas ya karna pelayanan yang membuatnya survive dalam melakukan apupun. ya udahlah pikirnya dalam hati.
"Bunga,besok bastian mau main ke kostan.." katanya dengan senyum termanis yang membuat pipi mengeluarkan rona pink.
"bastian??!! who is that guy??" tanyanya pada elsa.
"bastian itu lelaki paling cakep diangkatan ku, dia juga satu kelas denganku, selalu duduk disebelahku, yang membuat dekup jantungku naik turun, katanya aku cantik dan dia memintah ku jadi kekasihnya". kata elsa sambil memelukku.
Aku cukup senang ada lelaki yang memperhatikan Elsa, setelah 3,5 tahun yang lalu ia menyukai diam diam seorang teman yang ga pernah membalas perasaannya, dan lebih menyakitkan lagi bunga tau jelas kalo lelaki itu menyukai teman sekelasnya yang lain bukan elsa.
Tapi itu lebih baik daripada dia terus berharap.
Setelah kejadian itu belum pernah didengar oleh bunga, elsa menyebut pria yang disukainya, atau lebih tepatnya, dia hanya fokus untuk belajar, walaupun bunga tau bahwa sebenernya banyak tekanan yang memaksanya untuk bisa survive seperti ka michella.
Senyum yang tulus dilemparkan bunga kepada elsa.
"Selamat yaaa... aku senang kamu jatuh cinta lagi, semoga dia yang terbaik yaaa... kamu harus kenalin dia ke aku!!",kata bintang sambil memeluk elsa.
si pemilik rambut panjang itu terus bercerita tentang bastian, kali ini bintang yang jadi pendengar yang baik buat elsa, sepertinya elsa tidak merasakan lelah sama sekali, dia terus bercerita sambil menari dan menyayi, bunga saat itu tidak merasakan suatu keganjilan, pikirnya setiap orang yang jatuh cinta akan mengalami gila ringan dan akan sembuh sendiri, tanpa ada obat atau dokter yang menyembuhkan, hanya si pasien yang dapat mengobati dirnya sendiri.
Efek elsa bercerita tentang percintaannya seperti seorang ibu peri yang menyampaikan dongeng ditelinga bintang membuatnya tertidur lelap. ntah sudah berapa jam dia tertidur, tiba tiba suara pintu membuatnya tebangun, dilihatnya kearah pintu elsa di pintu kamar itu, dilihatnya pakaian elsa begitu rapi, cepat bunga bertanya pada elsa, "el kamu mau kemana malam malam gini?"
"ga kok, aku cuma mau keluar bentar mau menikamati dinginnya malam sama bastian",masi dengan senyum yang mekar di wajahnya.
"bastian?? dimana dia?
Friday, January 20, 2012
Part 3
Bisa dibilang perjalanan cinta bunga tak semulus orang-orang, filip yang pergi begitu aja tanpa pernah tau perasaan bunga yang sebenarnya, walau hati sedih, bunga tetap bersemangat move on, dia mencoba keberuntungannya dengan berkenalan dengan sahabat lelaki temannya, namanya lerix, lerix lelaki yang ga pernah ditemui oleh bunga, dia hanya mau move on, walau ragu bunga tetap berusaha, berusaha mencari cita sejatinya, tanpa memikirkan jarak bunga berhubungan dengan lerix, layaknya orang pdkt pada umumnya, lerix mencoba sms bunga setiap hari, bangun pagi wajah bunga selalu cerah ceria, apalagi yang membuat bunga tersenyum kalau bukan sms yang dia terima dari lerix,isi smsnya kira-kira begini, "hai..putri cantik, aku bersama matahari pagi datang menyapamu, mulailah pagi ini dengan senyum, dan Tuhan akan selalu mejagamu putri cantikku".
Sepertinya semua perempuan di dunia ini akan terbang setelah membaca sms sepeti itu, ga terkecuali bunga, si gadis cupu yang sangat takut untuk dekat dengan lelaki, akhirnya menyerah, dia mulai membuka hati, walau sedikit karna nama filip masi tetap di hati, dia tetap berjuang, mindsetnya selalu berpikir, "gw harus nyobain yang namanya pacaran,do know why? cause my stupid friend's mounth."
Oke, hari- hari bunga diisi dengan senyum yang ga jelas, tangan mulai sibuk megang hp,bukan seperti bunga yang biasanya, walaupun kayak gitu, bunga masih belum percaya paada orang lan 100%, sama sekali ga pernah terbersit di kepalanya , buat sms lerix duluan, buat commment status lerix di beberapa situs sosial, dia hanya baca, seolah-olah lerix di sebelahnya lantas dia enggan untuk berkomentar, iyaaa bunga si gadis lugu yang masih ga ngerti harus buat apa supaya hubungannya dengan lerix ada hasilnya, bisa dibilang bunga ga berbuat banyak hanya menunggu aksi dari lerix, orang di belahan dunia mana pun kalo jadi lerix juga binggung ada apa dengan bunga, kenapa begitu dingin menangapi lerix, no meeting just communication by phone.
Lerix memang lelaki baik atau lelaki yang sedang berupayah untuk mendapatkan status, bunga ga tau persis saat itu, dia cuma bahagia lerix memperlakukannya dengan baik, seolah" menjadikannya ratu tercantik di dunia, bunga berbanga hati, akhirnya ada lelaki yang mau berjuang buatnya, ada sosok lerix yang menemaninya meski dari jauh.
Keadaan tiba-tiba berubah saat itu bunga sama sekali ga nerima sms dari lerix, beberapa hari dia menunggu tapi ga ada kabar,saat itu hati bunga mulai carut-marut, tapi seperti biasa dia berpura-pura kuat di depan teman-temannya, dia bahkan ga pernah nanya, kenapa lerix tiba-tiba ga ada kabrnya, bunga si gadis bodoh itu hanya berpikir kalo lerix pasti banyak urusa, pasti lagi sibuk banget kerjaannya, mungkin banyak berkas yang diaudit, karna pernah lerix ga ngasih kabar ke bunga dan tiba-tiba dia sms minta maaf, soalnya atasnya turun ke lapangan buat pemeriksaan jadi kerjanya nambah karna banyak berkas yang harus diaudit, jadi kejadian kali ini, bunga hanya berpikir positif, dia meyakinkan dirinya bahwa ga ada apa-apa yang terjadi, lerix baik-baik aja, dia cuma lagi banyak kerjaan jadi ga sempat ngasih kabar, walau sedih, walau bunga berharap bisa melakukan sesuatu untuk lerix, tapi nyatanya bunga hanya bisa diam karna takut ngegangu lerix.
Waktu itu seperti itu seperti biasa, bunga dan temennya desi, lagi nonton tv, tiba-tiba sari dateng nyamperin, walau kamar desi sempit, meraka selalu gunain buat bergosip ria, malam itu biasa aja, bunga dan sari tetap menonton tv, sedangkan desi seperti biasa selalu sibuk dengan hp nya,saat itu keadaan sunyi, tiba-tiba desi nyablak, what lerix pacaran sama orang lain, serius ini?! bunga yang denger mencoba tegar, padahal jantungnya ntah udah pergi kemana untuk beberapa detik, matanya fokus ke tv, setelah menarik nafas, dia ngelihat desi, memberi senyum simpul sambil ngomong ngomong," ohhh lerix punya pacar..ya udah gpp namanya juga kebebasan, terserah dia mutusin dia maunya sama siapa, mungkin dia ga ngerasa cocok sama aku,gpp kok, menyoba meyakinkan desi, karna lerix temennya desi.
Bunga bangkit berdiri, pergi ke kamarnya, menarik nafas lagi hingga akhirnya air matanya keluar, "seharusnya desi yang nguatin aku, bukan aku yang ngeyakinin desi kalo aku ga kenapa-kenapa, nyatanya aku terluka, nyatanya aku nangis, nyatanya aku tersakiti, nyatanya aku salah, selama ini aku bukan princes-nya lerix,itu lah yang bisa diungkapkan bunga di dalam hatinya, bunga mencba untuk ga marah, bunga mencoba memahami situasi lerix, kenapa sampe itu terjadi, bunga meyakinkan diriya bahwa itu terjadi karna salahnya, karna salah bunga yang ga ngejaga lerix baik-baik, karna bunga kurang peduli dengan lerix,karna bunga ga ada di sebelah lerix waktu lerix butuh, dan memang semua ada masanya, masa dimana lerix membuatnya tersenyum dan masa lerix membuatnya mengeluarkan air mata.
Subscribe to:
Posts (Atom)