Monday, October 24, 2011

From my beloved friend

air mataku terus mengalir ketika aku ingin
sakit rasanya tuk ku perjuangkan demi
nama dihati, biarkanlah dia pergi tuk tersenyum,
mungkin dengan itu,, aku bisa merasakan kebahagiaan
dirinya, ...walau sakit kurasa.. kehilangan orang yang dicintai,
bagaikan jari yang terluka goresan pisau.. apalagi bila kita
mempunyai sebuah kenangan dengan dirinya, maka hanya air mata
dan hati, yang bisa merasakan kenangannya...
Ditengah malam syahdu nan pekat ku teringat pada mu,
bayangmu selalu melintas di kelopak mataku ku coba untuk
melupakanmu.. Namun bayangmu, trus menghampiriku sunyiku
kau tabur bunga rindu.. Kau bagai angin yang
sejukkan jiwa ragaku.. ...Namun kini,
sia-sia sudah mahligai cintaku mimpi indah tiada lagi,
sirna terbakar kayu arang abu.. Ku coba bertanya pada
malam dia membisu angin berlalu pun, tak memberikan jawaban,,
hanya satu yang terucap mengapa aku mencintaimu.. Dan
mengapa aku terlahir untuk terluka.. Ku sadar, cinta tak
harus memiliki tapi ku tak bisa, ku tak rela.. Mungkin
yang lebih dariku.. Sampai datang masa pertemukan kita untuk
kembali, atau terpisah selamanya..
From my beloved friend Dyor Berliana Napitupulu

Saturday, October 22, 2011

Galau

Rasanya kayak ada sebongakah batu besar yang nimpuk otak gw, gw ngerasa pusing, hati ini juga kapan reda galaunya?! gw gk suka,semua jalan seolah buntu dimata gw, gw bener" gk moody banget, jujur-sejujurnya gw stress.
Gw capek pura" tersenyum, gw capek setiap hari pura" bahagia, dan yang paling gw capek ngelihat gw yang terus"an sedih.
uhhhh.....
patah hati yang menyiksa, persoalan studi yang gk kunjung habis, yang paling sekarat adalah persoalan umur, entah kenapa akhir" ini, umur menjadi sumber masalah yang teramat berat sangat dikepala gw,
rasanya seperti gw udh menghilangkan semua kesempatan atau sebenernya kesempatan itu belum pernah gw coba>
gw pingin kesana ... ke ausie atau jerman secepatnya.. kalau bisa tahun depan biar gw tenang, tapi itu gk mungkin, itu gk realistis buat gw, semua orang juga bakal tau kalau tahun depan gw gk mungkin kesana, english aja pas"an, bukan pas"an, tapi dibawah rata", alias kalau ngomong itu pasti selalu gagap.
Akgghhhhh...gw udah berusaha belajar, tapi memori otak gw ini sekarang kayak lagi jatuh dari lantai 18, hancur dan orang museum pun udh gk mau nerima kayaknya, seolah gk bisa mikir, kalau mikir pasti sakit banget, apalagi kepala gw yang dibagian kanan kayak yang gw bilang tadi kayak ada batu yang nimpa.
trus gw bisa apa sih sekarang?! gw bosen, gw seolah memenjarakan diri gw sendiri, iyaaaa... gw membangun jeruji" besi untuk diri gw sendiri, bagian tersakit ini akhirnya gw rasainnya juga,

Thursday, October 20, 2011

Syukur untukNya yang selalu mengasihi ku

Dia yang membuatku makin ingin terus mencitaiNya, entah apa aku tanpaNya, Dia lah cinta sejati ku, Dia sosok yang mampu mengubah tangisku jadi senyum tulus yang bisa dirasakan setiap orang yang melihatku.
Dia lah Allahku, Bapa yang selalu mencintaiku, yang memberikan segalanya tanpa menuntut sesuatu yang gak bisa kulakukan, hanya satu inigiNya dari ku,
Dia ingin supaya aku benar-benar menghasiNya, mengandalaknNya dalam situasi apapun, sekecil apapun masalahku, Dia inigin supaya aku
mengatakan padaNya, Dia benar-benar sangat mencintaiku, inilah yang disebut cinta sejati, cinta yang tak pernah menimbulkan sakit hati, cinta yang tulus yaitu kasihNya, pengertianNya, dan penantianNya yang tak berujung padaku, terpujilah Dia diantara bangsa", aku bersyukur memilikNya kekal di dalam hidupku, Dia membuatku semakin ingin mengenal kasihNya, atas namaNya aku berjalan, di didalam Dia aku tenang, bersama Dia jiwaku aman.